Langsung ke konten utama

SALINAN DATA : Buku Merah Muda

page 1 : "become the rule makers and change this society


Itulah kalimat yang muncul saat aku membuka lembar pertama buku merah muda yang diberikan sahabatku. Buku itu adalah sebuah kado ulang tahun yang dikirimkannya saat ulang tahunku yang ke-20. Awalnya aku bingung mau digunakan untuk apa buku "imut" ini, dijadikan diary? sepertinya terlalu melankolis jika aku harus menulis diary lagi di umur segini. Begitulah pikiran awalku. Walaupun pada akhirnya lama kelamaan buku itu nampak seperti sebuah diary meskipun dengan konsep yang berbeda. 
Aku lupa dimana aku mengutip kalimat di atas itu, mungkin dari sebuah novel atau film yang aku tonton, entahlah aku lupa. Tetapi menurutku kalimat itu keren, benarkan?. Yah kalian taukan keadaan sosial jaman sekarang sungguh mainstream. Sehingga saat ada satu aja seseorang yang berbeda pastinya akan sangat menonjol, menjadi seseorang yang berbeda bukan serta merta harus melakukan sesuatu yang orang lain tidak lakukan. Kita bisa saja melakukan hal yang sama namun dengan cara yang berbeda.
Banyak sekali orang-orang yang berhasil menjadi si “pengubah haluan” dengan cara mereka sendiri, namun tidak sedikit pula yang gagal karena hanya mengusung tema be different but no meaning. Jadi beda atau tampil beda itu boleh-boleh saja tapi jangan sampai jatuhnya malah menjadi sok berbeda. Kita harus mempunyai dasar dan alasan kuat kenapa tidak mau atau tidak ingin mengikuti aturan, bukan hanya asal melanggar atau membuat aturan baru.  Karena menjadi berbeda dan berarti itu tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Jika kamu ingin menjadi seorang yang berbeda maka siapkan alasan keren yang akan membuat orang yakin bahwa aturanmu layak diikuti,, 
don't afraid to be different if u have a good reason to change this society
-daichi_

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STORY OF ME

now playing : the Rain_Terlatih patah hati berbagi kisah tentu lebih menyenangkan dengan orang yang juga menjadi bagian dari hidup kita, tapi pernahkah kalian merasa ada pada fase ingin keluar dari zona nyaman dan bertemu dangan keterasingan ? asing yang menyamankan. terkadang aku berharap saat berjalan atau pergi ke suatu tempat dapat bertemu pandang dengan seseorang yang tak mengenal dan tak mengetahui apapun tentangku. berbincang tanpa menilai seperti apa sifat dan karakter kita, mengatakan apapun, membenarkan apapun, dan tentu saja menyalahkan apapun yang datang dalam kehidupan.  asing yang menyamankan. terkadang aku berharap mampu menangis tanpa harus menjelaskan siapa yang salah dan siapa yang benar. hanya memberi bahu dan meminjamkan tangannya hingga air mata mengering dan semuanya terlupakan. asing yang menyamankan. aku berharap bisa melakukannya tanpa berharap lebih. mungkin karena itulah asing yang menyamankan hanya imajinasi. karena nyaman tak akan pernah ...